STMIK PPKIA. Semester genap 2018 sebentar lagi akan berjalan. Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk adanya perubahan kurikulum yang baru untuk tahun akademik 2018 genap. Guna mengontrol mutu materi yang akan diberikan, program studi meminta Dosen pengampuh matakuliah mempersiapkan materi yang akan disampaikan pada saat perkuliahan yang dituangkan dalam bentuk Satuan Acara Pengajaran (SAP). Setiap Dosen pengampuh matakuliah wajib mempresentasikan SAP yang telah dibuat di depan para Ketua Program Studi untuk dilakukan sinkronisasi. Hal ini bertujuan, agar materi yang diberikan kepada Mahasiswa terjamin mutunya, dan yang paling penting adalah materi update (terbaru) sesuai dengan perkembangan saat ini. Para Dosen bergantian mempresentasikan. Beberapa materi yang dianggap tidak relevan langsung didiskusikan untuk mendapatkan materi yang terbaru.

Disampaikan kepada seluruh mahasiswa Teknik Informatika yang memprogramkan matakuliah Metode Numerik, bahwa nama-nama yang tersebut dibawah ini wajib melakukan ujianĀ  ulang yang dilaksanakan pada :

Selasa, 29 Januari 2019, jam 18.00 di kelas F

PENTING !
Ujian ulang ini hanya akan dilaksanakan 1 (satu) kali pada waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu, usahakan datang agar bisa mendapatkan nilai yang maksimal untuk matakuliah Metode Numerik pada semester Gasal 2018/2019. Berikut nama mahasiswa yang wajib melakukan ujian ulang.

Detik.Com | Siapa yang tak mengenal Google, sang raksasa teknologi yang fokus sebagai mesin pencarian ini telah menghipnotis seluruh dunia. Bagaimana tidak, saat ini mensin pencarian (search engine) ini telah digunakan oleh hampir semua orang yang menggunakan internet untuk mencari sesuatu. Padahal kalau dilihat, search engine bukan hanya Google, ada Yahoo.com, Bing.com milik Microsoft, Altavista.com dan masih banyak lagi yang lainnya, namun kenapa pilihan itu tetap jatuh di Google? Hal ini tentu ada hal spesial yang dimiliki oleh perusahaan teknologi ini yang bisa memanjakan penggunanya. Dibalik semua itu, kecanggihan yang dimiliki serta penanaman sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligent) membuat perusahaan ini naik daun dan makin dicintai oleh penggunanya. Namun, pada artikel ini, kita tidak sedang membahas kecanggihan yang dimiliki oleh Google, namun fokus kepada orang dibalik perusahaan besar ini. Ya, Bos Google saat ini. Seorang "anak miskin" dari India yang berhasil meyakinkan para pendiri Google untuk memimpin perusahaan. Siapa dia? Berikut ulasannya.