28 September 2018 adalah hari yang sangat memilukan bagi saudara kita yang ada di Palu, Donggala, Sigi Sulawesi Tengah. Betapa tidak, Gempa yang berkekuatan 7,4 Magnitudo itu meluluh lantakan daerah tersebut. Kepedihan bertambah ketika Tsunami menyusul yang membuat Palu, Donggal dan Sigi rata dengan tanah. Banyak bangunan runtuh, rumah tertimbun sehingga dengan dengan tanah. Mayat-mayat berserakan, semua akan menjadi sejarah yang akan terus dikenang di negeri ini. Masih terasa sampai dengan saat ini bagaimana penderitaan warga yang menarik simpatik dari seluruh rakyat Indonesia di seluruh penjuru negeri.

Hal ini juga dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di kota Tarakan Kalimantan Utara. Penggalangan dana dan bantuan terus dilakukan guna meringankan beban saudara kita yang ada di Sulawesi Tengah. Mahasiswa STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati turun ke jalan untuk meminta partisipasi masyarakat yang untuk membantu para korban gempa di Palu. Bahkan ada seorang relawan yang ikut berangkat langsung ke Palu untuk membantu proses distribusi logistik dan upaya lain guna membantu para korban gempa.

Adalah Samir Muslimin yang merupakan Alumni STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati program studi Teknik Informatika yang ikut berangkat bergabung dengan relawan dari seluruh Indonesia guna membantu para korban. Dia baru saja lulus pada semester Genap 2017/2018. Insya Allah, Samir (panggilan akrab) akan diwisuda pada tanggal 3 November 2018 mendatang. Dia tergabung dalam Palang Merah Indonesia cabang Tarakan. Dedikasi yang tinggi dan rasa kemanusian membuatnya terpilih menjadi salah satu relawan yang diberangkatkan ke Sulteng untuk memberikan bantuan kepada para korban gempa dan Tsunami di Palu.

Foto : Samir Muslimin Mendarat di Bandara Sis Al-Jufri Palu

Ketika ditanya terpisah perihal Alumni yang ikut berangkat ke Palu menjadi relawan, Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika, Bpk. Haryansyah, S.Kom., M.Kom. merasa sangat bangga dan memberikan apersiasi yang tinggi kepada Samir. “Saya selaku Kaprodi Teknik Informatika STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati tentunya merasa sangat bangga karena salah satu alumni kami mendedikasikan dirinya untuk membantu para korban gempa dan tsunami di Palu dan kami sangat mengapresiasi hal ini”, Ucap Pak Ary (Panggilan Akrab Bpk. Haryansyah)

Selain itu ternyata Samir juga merupakan salah satu anggota terbaik pada Palang Merah Indonesia Cabang Tarakan. Hal ini juga senada dengan pernyataan Kaprodi TI. “Ya, Dia (Samir) memang salah satu anggota PMI Tarakan yang terbaik”, Sambung Bpk. Ary

Semoga partisipasi Alumni STMIK PPKIA ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk Palu dan sekitarnya, Sulteng pada umumnya dan juga Indonesia. Kita semua bersaudara, mari saling membantu meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah.